Akhirnya aku orgasme, dan penisku menyemprotkan cairan spermaku berkali-kali ke dalam kehangatan rahimnya. XNXX Jepang Cepat-cepat aku bergegas kekamar mandi yang kebetulan berada didalam kamarku. Shintia membuka celana dan bajunya, sehingga dia hanya memakai pakaian dalamnya saja. dengan malu2 dia menjawab
” ya…. Kusapukan perlahan jariku pada permukaan payudara kanannya yang halus dan lembut. sambil gugup aku membalikkan badanku dan memandang Shintia yang masih berdiri tetegun dengan tingkahku barusan.” eh….sorri ya Shin, aku lupa kamu ad disini…”
” E e e…nggak koq mas, nggak pa pa…” suara Shintia terdengar gugup bercampur malu. Langsung aku kubuka reselting celanaku dan membuka celana dalamku.“Serrrr…” keluar air seni dari penisku.Kulihat Shintia yang berdiri di belakangku, badannya masih berdiri terpaku melihat aku yang dengan cueknya mengeluarkan kejantananku. Pelan pelan aku tarik penisku dari vaginanya, terasa hangat




















