Sherly juga ikut gabung, dan kami bertiga sudah saling tahu semuanya, hingga tak ada rasa canggung sedikitpun di antara kami bertiga. Jenny dengan nakal menaikkan celana dalamku dan membelai pahaku. Bokep Colmek “Jen, hati hati dong… kamu kan bisa kelihatan oleh mereka yang di dalam? Aku berjalan ke tempat duduk sambil melamun.Ketika aku sudah duduk di sebelah Jenny, aku dikagetkan oleh cubitan Jenny.“Eliza.. Entah apa lagi yang kelak terjadi, mungkin Pandu dan Dedi akan mencari kesempatan untuk memperkosaku lagi.Aku mencoba bangkit dari sofa ini, dan mengambil tissue di atas meja. Aku tak tahu apa yang harus aku lakukan. Aku mulai mencoba memperhatikan Vera. Aku memasuki ruangan pak Edy dengan perasaan kalut.“Silakan duduk Eliza”, kata pak Edy sok ramah.Aku hanya mengangguk, malas menjawab wali kelasku yang bejat ini.




















