Kira-kira 30 0rang sudah memasuki ruangan itu. Terdengar pak Dedi sedang mengunci pintu dan kemudian mendekati aku,“sebelumnya maaf ya mbak..,” tangan pak Dedi membuka kancing bajuku.Kala itu aku memakai kemeja, jas ketat dan rok mini. Bokep Family Bekerja mencari uang sudah jadi pilihanku. saya nurut saja pak yang penting saya bisa diterima sebagai karyawan disini..”“silahkan berbaring di tempat tidur yang sudah disediakan saya cuci tangan terlebih dahulu ya mbak…”Ternyata pas aku lihat papan namanya pak Dedi itu seorang dokter. Ya aku PD aja percaya jika aku lolos dan bisa bekerja di klinik itu. Semakin kebawah mengenai payudaraku aku merasa geli.Aku juga pernah periksa ke dokter tapi ini kok lama sekali. Tubuhku menggeliat manja saat itu. Ketika awal masuk aku berjabat tangan dengannya, tampak wajahnya memandangiku dengan sedikit aneh.










