Laras hanya bisa terdiam tak bergerak, Laras rasakan pikiran Laras melayang jauh. Dengan reflek dada montok gadis berjilbab itu membusung sesampai-sampainya. Bokepin Setelah itu Anto mendiamkan kontolnya diam tertancap. Dagu Laras terangkat tinggi. Gadis alim itu termakan rayuan Anto, dan menyetujuinya.Beberapa saat kemudian, dua insan itu sudah terlibat percakapan yang hangat. Tidak bisa masuks ecara cepat karena besarnya kontol Anto dan sempitnya anus Laras, namun akhirnya tertancap dalam juga dan segera Anto mengeluar masukkan dengan pelan. Posisi duduk mereka semakin dekat satu sama lain, didepan komputer milik BEM.Tak lama, Laras merasakan tubuhnya agak panas, dan kepalanya terasa ringan. Terlihat banyak cairan cinta keluar dari memek sang gadis alim itu, bersama darah keperawanannya.




















