nggak laku Dev.. Bokep Tobrut kenapa Den..?” kaget juga aku.“Ndree, aku pergi dulu ya..! Ooh ya Dev.., kalo si andre macem-macem, teriak aja..!” ucap Deni sambil langsung pergi.Devita hanya tersenyum saja.“Sialan lu Den..!” gerutuku dalam hati.Seperginya Deni, aku jadi seperti orang bingung saja, serba salah dan aku tidak tahu apa yang harus kulakukan. Aku menggenjot tubuhku, diikuti goyangan pantat Devita.“Aakkhh Dev.., punya Kamu enak sekali.” kataku memuji,Devita hanya tersenyum saja. oh.. Dengan perlahan dia turunkan celana dalamku, kemudian dia lemparkan seenaknya. “Puasin Aku Ndree..!” katanya sambil memeluk tubuhku, kemudian dia menuju tempat tidur. Aku hanya bisa mendesah karena nikmatnya,
“Akhh.., Dev.” Kemudian Devita mulai membuka sabukku dan celanaku dibukanya juga.




















