“Dasar muka nanas, kalo dia pacar gua udah gua hajar lo dari tadi!” gerutuku dalam hati.Setelah penisku dibersihkan Cicik, kuatur posisinya tengkurap di atas Pak Rendi, dan kumasukkan penisku ke duburnya, sungguh sempit liang anusnya itu hingga dia menjerit histeris ketika aku berhasil menancapkan penisku di sana.Kami bertiga lalu mengatur gerakan agar dapat serasi antara penis Pak Rendi di vaginanya dan penisku di anusnya. mmm.. Bokepin Dia langsung memegangi kedua pergelangan tangan Cicik dan mengangkatnya ke atas.“Ahh.. Pak Rendi mendengus dan merem melek kenikmatan oleh kuluman Cicik, dia menjejali penis itu hingga masuk seluruhnya ke mulut Cicik.Cicik pun agak kewalahan diserang dari 2 arah seperti ini. Tak lama kemudian Cicik menjerit keras, “Akkhh…!” tubuhnya menegang dan tersentak-sentak lalu terkulai lemah menelungkup, begitu tubuhnya rebah langsung disambut Pak Rendi




















