Setelah tersebut saya lepas tubuhnya dan dari lihat batang saya dan vaginanya terdapat cairan darah perawan yang menetes di bibir vagina dan sofa. Bokep in Susy kian menggelinjang dan berteriak-teriak. “Achh Mass sakit..” terlihat wajahnya menyangga sakit “Pelan-pelan Mas, sakit!” segera berhenti aksi saya mendengar keluhannya. Saya mengupayakan sekali lagi, kemudian melenceng keluar. “Iya, Susy pengen lihat, kayak apa sih?” Tanpa pikir panjang, langsung saja saya buka celana panjang dan CD saya. Tangan saya meremas-meremas payudaranya. “Akhh.. teruuss ahh.. “Maksud Bapak?” “Iya, tadi saya sempat lihat, mereka cantik-cantik dan saya simaklah mata anda ngga lepas-lepas tuh.”“Ah, Bapak dapat aja, saya ngga terdapat maksud apa-apa, kecuali dia inginkan diapa-apain.” kata saya sambil berkelakar dan tertawa.“Dasar kamu..”, jawab atasan saya seraya ketawa.




















