Tiba-tiba Pak Ramses menarik Umi, memaksa Umi membungkuk sehingga tubuh atasnya telungkup di meja, kemudian memelorotkan celana panjang Umi.“Ampun Pak… Jangan Pak…” Umi takut sekali membayangkan apa yang akan terjadi berikutnya, dia tak menyangka Pak Ramses akan setega itu…tapi hal yang dibayangkannya belum terjadi.PLAKK!“Auw!”Bunyi tangan menampar pantat bergema memenuhi ruangan kecil itu. Dasar ganjen.” Umi hanya menanggapi dengan cibiran yang tidak terlihat oleh bosnya.“Kalau udah selesai, jangan lupa dikunci, ya! Link Bokep Bukan cuma amarahnya, tapi ada hal lain juga yang tak terbendung… Direnggutnya kerah baju Umi, dan dipaksanya gadis itu berdiri. Bibir Umi masih terlihat merah menyala, karena lipstik yang baru dipoleskannya tadi. Meja Pak Ramses terlihat berantakan, banyak kertas dan berkas berserakan, dan tercium bau rokok yang kuat.




















