Hitung-hitung sebagai panggilan adik sendiri,” jawabku memberikan kebebasan.“Terima kasih Kak atau Mas atas kesediaan dan keterbukaannya” balasnya.Setelah selesai makan, aku lalu berjalan keluar sambil memandangi sudut-sudut ruangannya dan aku sempat mengalihkan perhatianku ke dalam kamar tidurnya di mana aku melihat tubuh terbaring tanpa busana tadi. Bokepin Saya tidak punya maksud apa-apa,” kataku dengan jujur, siapa tahu ia betul melihatku tadi, aku bisa dikatakan pembohong.“Jadi apa yang bapak lihat tadi sewaktu mengintip ke dalam? Akhirnya saya putuskan untuk mencoba mengintip dari samping rumah.Melalui sela-sela jendela di samping rumahnya itu, saya sekilas melihat ada kilatan cahaya dalam ruangan tamu, tapi saya belum mengetahui dari mana sumber kilatan cahaya itu. Kadang ia menatapku lalu tersenyum seolah ada sesuatu berita gembira yang ingin disampaikan padaku.“Jadi bapak ini lama mengetuk pintu dan menunggu




















