Dengan ilmu yang asal hantam, tampang yang meyakinkan (aku sekarang pelihara jenggot panjang, pakai jubah putih kalau praktek) maka orang-orang sangat percaya kepadaku.Semuanya berjalan lancar-lancar saja, sampai terjadi suatu kejadian yang meruntuhkan segala-galanya.Malam itu, jam sudah menunjukkan pukul 20.00 malam. Bokepin Eh.. Mereka kaya-kaya lho. Agak sakit, ditahan saja. rasanya ada yang berteriak-teriak di balik celanaku..Jangkrik tenan, pikirku. Seorang lagi yang menerobos masuk adalah seorang polisi. sakit Mbah..” tampak wajahnya mengernyit kesakitan. Beberapa waktu aku sempat ikut bisnis jual beli mobil bekas, tetapi bangkrut karena ditipu orang. Suaranya tersendat-sendat: “aduh mbah, nyuwun sewu, mbah, saya lingsem (malu) banget..” Wah, ini dia. Aku melihat ke atas, kulihat kepala Suminem menunduk dalam-dalam sementara tangannya tetap memegang kepalaku.




















