Kabag mulai menengok ke dalam… blleeeeeeeessssssshhhhhhh semuanya sisa meriam aku benamkan pada tusukan kedua… pelan sambil kupeluk Ditha… aku goyang pelan sekali…. Bokeb kaya’ jamur… kepalanya gede banget… sampe menuh-menuhin bungkusnya… ” sambung Andi. Tangan Nuke hampir saja diraihkan pada Kabag… tapi urung karena masih malu kali. ” Okay sini aku bantu ” aku mulai ngelus dadanya karena ada bagian yang menggelembung isi angin… khan jadi toketnya ngga’ kelihatan becetak di kaos… sambil neken… aku rasakan rabaan di dadanya dan walau dingin seeerrrr juga…. ).Saat ini mereka sedang dalam pemotretan wet look… kaos mereka basah total… dada mereka tercetak abis… seakan telanjang… meriamku konaknya minta ampun. ” Saya cuman kacungnya… ” jawabku asal. ” erang Nuke saat kayuhan mentok tersebut… tangannya langsung merangkulku erat… akupun masih terus menusuk-nusuk




















