Sibuknya Yuni dalam mengurus rumah tangga dan merawat anak-anak kami, membuat Yuni lalai dalam merawat dirinya. Benar-benar membuatku terkejut.Ternyata setelah kuperhatikan lebih dekat dia adalah Rosa. Bokep China kurasakan tangan yang dulu begitu halus kini telah berubah sedemikian kasar, dan kurus, pastilah karena kerja kerasnya di rumah selama ini.Kucium tangan suci ini, bagiku ini adalah tangan suci kedua setelah ibuku. Ada perasaan bimbang juga bagaimana bila Rosa, atau Farhan anaknya Bimo mengenaliku bukan Bimo.Sesampainya di rumah, yang membukakan pintu bukanlah Rosa melainkan Mbok Rusti pembantu setia keluarga Bimo.Dalam foto-foto yang dipajang di dinding nampak wajah cantik Rosa, hmm aku pasti bahagia seminggu ini menggantikan Bimo.“Ibu belum pulang pak, bapak mau minum teh atau kopi? ” Ya, semoga dek Yuni suka dan mau memakainya malam ini ” kataku sambil mengedipkan




















