Semuanya aku simpan di bank. Bokep Rusia Dan terus menekan pinggulku dengan kakinya hingga batang kebanggaanku melesak masuk dan terbenam ke dalam telaga hangat yang menjanjikan berjuta-juta kenikmnatan itu. Saya tidak mengharapkan imbalan”, kataku tetap menolak. Dua kali dalam seminggu, aku selalu datang ke club itu. Aku melangkah menghampiri. “Kalau kurang, nanti saya tambah”, katanya lagi.“Terima kasih Nyonya. Sehigga tubuhnya tetap ramping, padat dan berisi. Seakan dia tidak percaya kalau di kota yang super sibuk dengan orang-orangnya yang selalu mementingkan diri sendiri, tanpa peduli dengan lingkungan sekitarnya, ternyata masih ada juga orang yang dengan tanpa pamrih mau menolong dan membantu sesamanya.


