“Aduh kejauhan Om, rame lagi, gimana kalo cafe *** aja?”. Bokep SMA Kompensasi? Dengan demikian kemungkinan laki-laki paruh baya itu akan ilfilterhadap dirinya. Melihat Cinta yang tersenyum kepada suaminya, si istri langsung melengos dan mencubit paha suaminya.“Rasakan itu”, gumam Cinta dalam hati. Ia ada janji yang harus dipenuhi sore itu.*************
Cinta turun dari taxi dan berjalan masuk ke dalam cafe. Matanya melirik lagi ke arah laki-laki paruh baya yang duduk beberapa meter didepannya. Kebisuan pun pecah. Cinta tersenyum. Paling tidak disaat yang sama ia mendapat pahala karena menghilangkan rasa penasaran laki-laki itu, sekaligus memberikan sedikit ‘pelajaran’ atas kenakalannya. Cinta tersenyum. Memang ia dan puterinya sering pergi menghabiskan malam di klub atau sekedar hang out, namun itu dinilainya masih ada pada batas-batas wajar.




















