Susah punya anak kaya kamu.” Sahutku sambil berdiri mau menghindari pertengkaran lebih lanjut. “Sudahlah kak, Yasmin ikhlas, Yasmin cinta kalian berdua, sayang dengan kalian berdua”Aku tak tahu harus berbicara apa, tenggorokanku terasa kering, mukaku terasa panas. Bokep Cina Cemburukah ini?Kualihkan perhatianku, konsentrasi pada tempat beradunya kelamin kami berdua. “F*ck me…” Bisiknya perlahan ditelingakuAku mendelik antara percaya dan tidak percaya! Kami kembali berjalan
“Yah, tidak seharusnya aku begini. “Yasmin tau kok.” Matanya mengerling penuh arti.Jantungku seakan berhenti berdetak. Tangannya menarikku masuk ke dalam rumah. “Kali ini lo ga isa menghindar dari gue.” Bisiknya ditelingaku. Manukku yang sedang ngaceng menempel erat di pinggulnya.“Terima kasih ya lik, Lalu bapak ngomong apa lagi?” tanyaku sekedar lalu, tetapi konsentrasiku ada di bagian bawah tubuhku, dengan hanya dibatasi celana kolor, manukku terasa menempel di bagian belahan




















