Kurasa melihatmu melakukannya dengan suamiku pasti akan lebih dahsyat lagi!” Aku sama terkejutnya dengan Erina, tapi aku sudah terlalu terangsang oleh wanita yang kunikahi hamper dua puluh tahun ini.Vita dan aku tak menunggu jawaban Erina lagi. Aku menyeringai.“Ya, masih ada sebuah hukuman yang menunggumu.”“Hukuman?” Tanya Vita, matanya berbinar.“Yeah, sekarang aku tahu kalau kamu suka sedikit kekerasan dan rasa sakit, aku rasa kita harus kembali lagi ke kamar. Bokep Tante I was barely settled before Erina crawled between my legs and started blowing me.“Kamu benar-benar liar!” kataku.“Ternyata balas dendam itu rasanya jauh lebih manis dari yang kudugatimpalnya dengan tersenyum puas.




















