Puas di situ, turun lagi, dan bijiku sekarang yang jadi sasaran. Didorongnya tubuhku sehingga rudalku terlepas dari memeknya. Film Porno “Adik-nya jurusan roman-romanan, Mbak-nya jurusan … ” Aku tidak melanjutkan kata-kataku, tangan Mbak Indah sudah lebih dulu memencet hidungku. Desisan Mbak Indah makin panjang, dan sempat ku lirik matanya masih terpejam. Setelah itu diangkatnya kaosku, dilepaskannya sehingga aku bertelanjang dada. Didorongnya tubuhku sehingga rudalku terlepas dari memeknya. Kadang-kadang aksinya berhenti sejenak di bagian kepala, dijilati lagi, kemudian diteruskan naik turun lagi. Aku dan Sarahpun berpisah di gerbang sekolah. Langsung kupeluk dia dari belakang tepat di depan pintu kamar mandi. Setelah itu dia berjalan ke belakang ke arah kamar mandi.“Mbak,” Mbak Indah berhenti dan menoleh mendengar panggilanku.




















