Ketiga mereka aku selimuti dan aku pun bergabung dalam satu selimut. Film Porno Tapi kalau keluar dari situ boleh pakaian bebas, Lha kalau pakai kain naik motor repot toh mas,” katanya dengan senyum menggoda. Dia menyalamiku dan duduk di depanku. Dia tidak banyak cakap seperti Rina kemarin. Badanku dikeringkan dengan handuk lalu aku dibimbing kembali kekamar lalu di baringkan. Akhirnya aku memesan sepiring gudeg ditambah pecel, air mineral dan kopi. Aku biarkan dia beristirahat sejenak lalu untuk ketiga kalinya kukerjai lagi dia juga seperti si hitam manis minta ampun karena katanya badannya sudah lemas, tetapi berbicara sambil mendesis-desis. Kami ngobrol ngalor-ngidul gak jelas. Entah berapa lama tertidur, kami terbangun gara-gara masing-masing kebelet pipis.




















