Siang itu, tanggal 30 November 1999, aku baru selesai mengerjakan tugas (sebagai tenaga lepas aku bekerjahanya part time). Bokepin “Aaakkh.. Kami berkenalan. Tangan kirinya terus mengelus paha bawahku, sedangkan tangan kananya menghisap rokok Malboro.Hari mulai senja dan akhirnya kami naik Patas jurusan Senen. “Sabar yach sayaang.. “Oh.. Dia tersenyum bahagia, aku pun demikian. Sepanjang jalan dia melirikku tanpa bisa berbuat apa-apa karena takut ketahuan sama sopir taksi. trus Ndi, yang kuaat.. “Kamu ngga dikeluarin?” tanyaku. Kami berkenalan. oohh.. saya kelluarin di pantat kamu ya?”
“Aaahh.. Dia tertawa, tawanya yang sangat aku suka. “Aaakkh.. mmh.. aku juga mau keluar akhh.. Dia begitu hebat dan mahir, mungkin karena dia sudah berpengalaman.










