Polos sekali. Bokep Rusia Dia menjajakan kantong-kantong plastik hitam itu ke setiap pengendara yang singgah karena lampu merah. Oleh karenanya, aku betah berdiri berlama-lama di sini. Tapi tidak semua orang di jalan raya itu lucu. “Beli ini, Pak, beli ini, Bu,” kata anak laki-laki itu. Malam itu tidak hujan tapi bau aspal basah karena hujan tadi sore masih menguar. Dua jam berlalu, baru satu pengendara yang berhasil membeli kantong plastiknya. Tidak cukup lama, orang-orang sudah berkerumun ke arah anak itu. Aku tidak mempermasalahkan orang-orang yang sering berjalan dengan lagak, atau orang yang kadang singgah mengencingiku, atau ketika aku jadi bahan lelucon karena sebuah mobil milik pejabat menabrakku.




















