“Siapa lagi?” balasku bertanya.“Mas.. Film Porno Langsung aku angkut ke dalam jok mobil belakang. Tapi yang aku tahu pasti, aku senang melihatnya terikat karena gairahku akan bangkit dan pada akhirnya bisa membahagiakannya.Memasuki minggu kedua.. Di mana aku sekarang.. Usai sarapan dan minum teh hangat, mulutnya aku jejali saputangan yang masih mengandung cloroform..Lalu aku sumbat lagi dengan lakban, kembali Marissa tertidur lalu aku mengunci kamarnya dan meninggalkannya untuk pergi ke kantor.Sebagai seorang eksekutif, jam kerjaku lebih fleksible. “Jangan Mas.. Aku akan menjadi ayah untuk anakmu”Marissa hanya bisa menangis terisak-isak.Sejak kenikmatan itu, aku selalu memuaskan nafsuku untuk terus-menerus memperkosa Marissaku yang sexy itu. Tangannya sudah terikat erat ke belakang oleh tali plastik warna kuning yang melilit dan melingkari buah dadanya yang menyembul. Aku lepaskan ikatan di kakinya namun melipat dan mengikatnya




















