Kataku, setelah berpikir
kalau besok aku tidak harus pagipagi ke kantor. Sampai ketemu. Bokep Arab Pamitku.Eh, Mas, Mas Ray! Kami
pun setelah itu menuju kostku, kembali memadu cinta. Beberapa kali aku
meninggalkan mereka untuk mengejar sumber berita. Sesekali kurasakan jari jemari Diana merenggut rambutku,
sesekali kurasakan tangannya mendekapku dengan erat.Tubuh kami berkeringat dengan
sedemikian rupa dalam ruangan mobil yang mulai panas, namun kami tidak
peduli, kami sedang merasakan nikmat yang tiada tara pada saat itu. Mana lagi pantai di Jakarta ini.Aku
parkirkan mobil Kijangku di pinggir pantai Ancol. Saat hendak merebahkannya, setir mobil menghalang
gerakan kami. Lama kelamaan goyanganku sudah mulai teratur,
perlahan tapi pasti, dan Diana pun sudah dapat mengimbangi goyanganku,
kami bergoyang seirama, berlawanan arah, bila kugoyang ke kiri, Diana
goyang ke kanan, bila kutekan pantatku Diana pun menekan pantatnya.Semua aku lakukan dengan sedikit
hatihati, karena aku sadar betapa




















