Tubuhnya yang dibalut kaos ketat nampak basah keringat.“Barusan olah raga…, muter-muter, terus mampir…, Mana Kak Luna?”, tanyanya. Bokeb Kata mereka sih aku cantik. Direbahkannya aku di atas ranjang dan Kak Agun mulai lagi menciumku. Aku memang belum pernah merasakannya walau sebenarnya takut dan malu.Tiba-tiba aku kaget ketika ada “sesuatu” yang mengganjal menusuk-nusuk milikku, “Uch…, uch…”, aku menjerit. Walaupun rasanya (katanya) nikmat saat itu aku merasa sakit sekali. Aku sebenarnya diajak Mama tapi aku menolak karena PR bahasa Inggrisku menumpuk.Tiba-tiba aku mendengar bunyi derit rem. Dan tiba aku merasa nyaris terguncang, ketika dia menyentuh sesesuatu di “milikku”. Rasanya hati ini ada yang lain. Kata mereka sih aku cantik. Rasanya hati ini ada yang lain. Aku jadi geli, tapi yang jelas saat itu aku merasa beda. Kemudian dia mengocok dan




















