Aku hanya mengangguk. “Hmm.. Bokep China Sudah empat bulan tidak bercumbu dengan Tari.”
“Jadikan aku Mbak Tari, Mas. Kumainkan jemariku di sana dan Naralita tampak sedikit tersentak. Aku melirik, darah.. Tercium olehku bau parfum khas remaja. Aku pun berbuat demikian namun masih kusisakan celana dalam. iya.. Aku duduk di samping Naralita yang terkulai. Semua berlalu selamat sampai isteriku diperbolehkan pulang dan langsung bisa merawat dan menyusui anak kami.Hari-hari berikutnya, Naralita masih sering datang menengok anak kami yang katanya cantik dan lucu. Ruang ber-AC itu terasa makin hangat. Terlihat betapa mulus putih dan bersih. Aku belum pernah menemukan laki-laki yang pas.”Kuangkat tubuh Naralita dan kududukkan di atas kertas yang masih berserakan di atas meja kerja. aku pengin seperti Mbak Tari.”
“Pengin?




















